Digital dan Analog: Jenis Kamera yang Perlu Kamu Tahu

Sebelum dunia fotografi dirajai kamera digital seperti sekarang, pernah ada masanya di mana kita perlu menunggu beberapa hari untuk bisa melihat hasil foto yang kita potret. Rol film menjadi benda yang sering dibawa ke mana-mana. Kini, berkat perkembangan teknologi, dalam hitungan detik kita bahkan sudah bisa membagikan hasil foto ke teman-teman di dunia maya.

Meskipun era sudah berubah, para pecinta kamera analog masih eksis keberadaannya. Untuk kamu yang mungkin berminat menekuni dunia fotografi, yuk kenali dulu beragam jenis kamera yang ada sampai sekarang.

Kamera Digital

Ada beberapa jenis kamera digital, seperti kamera saku, kamera prosumer, kamera mirrorless, dan kamera DSLR. Apa perbedaan di antara berbagai jenis kamera ini?

Kamera Saku (Compact Camera)

Sebenarnya, sejak sebelum era kamera digital, kamera saku sudah menemani analog Single Lens Reflex (SLR), lho. Kamera saku menjadi pilihan alternatif untuk memotret yang mudah dibawa ke mana-mana.

Meskipun secara kemampuan tidak bisa menandingi kamera SLR, kamera ini tetap digemari. Sebab, kamera saku didesain untuk mudah digunakan oleh siapa pun, termasuk orang awam sekalipun. Itu belum termasuk keunggulan lainnya: muat di saku!

Kamera Prosumer (Bridge Camera)

Dilihat dari bentuknya, kamera ini sebenarnya hanya sedikit lebih besar dari kamera saku, tetapi memiliki kemampuan yang lebih baik. Perbedaan yang paling terlihat adalah mode manual dan auto yang sudah ada di kamera prosumer. Selain itu, kemampuan zoom lensanya pun jauh lebih mumpuni dari kamera saku.

Jika dibandingkan dengan DSLR, kamera prosumer masih kalah jauh. Akan tetapi, kamera ini kerap dijadikan cadangan DSLR karena kemampuan baterainya yang lebih tahan lama dan segi kepraktisannya.

Baca Juga :  Mengupas Keunggulan Huawei Nova dan Harga Terbaru

Kamera Mirrorless

Sesuai namanya, jenis kamera mirrorless tidak menggunakan cermin seperti halnya yang dimiliki DSLR. Oleh karenanya, kamera ini berukuran lebih kecil dan ringkas dari DSLR. Namun, kemampuannya bisa disetarakan dengan DLSR level middle-end.

Salah satu kelebihan kamera mirrorless adalah lensa yang bisa dilepas, seperti halnya DSLR. Selain itu, sensor yang dimiliki mirrorless juga umumnya berkategori 4/3. Sensor tersebut terbilang cukup mumpuni untuk mendekati kualitas hasil foto dari jenis DSLR.

Kamera Digital Single Lens Reflex (DSLR)

DSLR merupakan jenis kamera digital yang paling mumpuni di antara kamera digital lainnya yang ada saat ini. Kamera DSLR punya banyak fitur, termasuk memiliki kategori mulai dari entry level, semipro, hingga pro. Semakin tinggi levelnya, maka semakin canggih fitur yang dimiliki. Harganya juga semakin mahal, sih.

Selain itu, jenis kamera DSLR juga memiliki varian lensa paling banyak dibanding kamera digital lainnya. Varian lensanya bervariasi, mulai dari yang bersudut lebar seperti lensa fish eye hingga lensa zoom yang mencapai lebih dari 500 mm.

Kamera Analog

Nah, sebagian generasi zaman kiwari mungkin masih relatif asing dengan ragam kamera analog. Padahal, penggunaannya nggak kalah asyik dengan yang digital, lho! Penasaran apa saja jenis kamera analog yang ada saat ini?

Kamera Instan (Polaroid)

Kamera ini sering dijadikan andalan untuk memotret foto untuk keperluan dokumen karena kecepatannya dalam mencetak gambar yang bisa diandalkan. Selain Polaroid, ada juga produsen kamera yang memperkenalkan produk serupa. Fujifilm dan Kodak menjadi pabrikan yang juga terkenal dengan produk kamera instannya.

Kamera Single Lens Reflex (SLR)

Untuk mempermudah pemahamanmu mengenai kamera ini, coba bayangkan kamera DSLR namun menggunakan film. Nah, seperti itulah kamera SLR.

Baca Juga :  Mi Pad 4: Segala Keunggulan Xiaomi pada Sebuah Tablet

Untuk mendapatkan hasil foto yang baik dengan kamera SLR, kamu harus bisa menentukan kombinasi segitiga eksposur yang tepat. Well, sebenarnya pemahaman segitiga eksposur juga berguna untuk meningkatkan kualitas foto kamu jika menggunakan jenis kamera DSLR, sih. Jadi, pelajari hal ini baik-baik ya!

Oh, iya. Ada beberapa hal yang perlu kamu tahu. Beberapa produk kamera SLR sudah dilengkapi dengan internal lightmeter serta fitur autofocus, jadi coba maksimalkan kedua fitur ini untuk mendukung hasil karyamu.

Kamera Twins Lens Reflex(TLR)

Ini mungkin adalah jenis kamera yang paling asing bagi masyarakat awam dari semua kategori di atas. Dari namanya, apakah kamu bisa membayangkan kamera TLR?

Yup, kamera analog ini menggunakan lensa kembar untuk memotret. Satu lensa digunakan untuk menangkap citra, sedangkan lensa lainnya berfungsi sebagai jendela bidik.

Produk yang paling sering dijadikan koleksi untuk jenis kamera TLR adalah kamera Rolleiflex. Hayo, jadi kepengin googling kayak apa bentuknya, kan?

Nah, itulah beberapa jenis kamera digital dan analog yang perlu kamu tahu. Baik menggunakan digital atau analog, yang terpenting adalah bagaimana kamu melihat sebuah objek. Jadi, untuk mendapatkan hasil foto yang bagus belum tentu harus menggunakan kamera digital yang mahal, ya. Dengan kamera analog pun, kamu bisa menangkap potret gambar yang punya banyak cerita.

Siap berkarya?